Jumat, 21 Oktober 2016

Kisah Cinta Sang Domba dan Kalajengking



Entah bagaimana pertemuan awal mereka, entah bagaimana keduanya bisa berteman dekat cukup lama. Domba dan Kalajengking. Mereka hidup di planet yang sama yaitu Mars. 

Domba yang berani, tidak sabaran dan suka menantang. Sosok yang memiliki karakter yang agresif, kreatif, tidak suka basa-basi serta selalu bergerak dengan cepat.  Ia juga energik dan berambisi tinggi jika menginginkan suatu hal. Hal ini membuatnya pantang menyerah dan selalu mengeluarkan ide-ide cemerlang bagi kelompoknya, tak heran karena karakter kerasnya ia dijuluki si keras kepala. Si Domba juga memiliki kekuatan dalam yang didominasi oleh elemen api, karenanya sifatnya terkadang arogan dan terkesan angkuh. Hal ini membuatnya tidak punya banyak teman karena terlalu banyak yang menbenci sifat buruknya, padahal ia sebenarnya ia adalah sosok yang penyayang dan penuh perhatian.  Meski mudah bosan, tapi ia adalah sosok yang setia pada pasangannya.

Kalajengking yang misterius, pendiam, dan sensitif. Kalajengking lebih suka menyimpan perasaannya. Namun demikian ia adalah sosok yang pemberani dan kuat dalam perang. Ia memiliki kekuatan dalam yang didominasi oleh elemen air. Kekuatan ini terkadang mempengaruhi emosinya yang naik turun bahkan bisa memuncak bak ombak. Dan jika tersakiti ia cenderung untuk menuntut balas. Itulah mengapa kalajengking tidak punya banyak teman karena dikenal sebagai sosok yang kejam. Namun demikian, ia akan berubah menjadi begitu perhatian saat jatuh cinta, meski tak meninggalkan sisi kemisteriusannya. Ia juga merupakan sosok yang setia pada pasangannya.

Domba yang blak-blakan nyatanya mampu berteman dengan baik dengan kalajengking yang menyimpan begitu banyak rahasia. Keduanya merasa nyaman dan cocok saat bersama-sama. Sama-sama tidak memiliki banyak teman justru membuat mereka menjunjung tinggi arti pertemanan yang terjalin.Hingga akhirnya mereka saling jatuh cinta satu sama lain. 

Mereka menikmati hari-hari bersama dengan unik dan indah. Sisi periang domba mampu mempesona kalajengking yang cenderung stay cool. Dan dengan sifat tenangnya, kalajengking mampu membuat domba merasa nyaman dan terlindungi.

Hingga suatu hari kemisteriusan kalajengking begitu mengusik hati dan pikiran sang domba. Dengan sifat dasarnya, ia begitu to the point menanyakan hal-hal yang selalu disembunyikan oleh si kalajengking. Hal ini justru mengganggu kenyamanan kalajengking. Sifat arogansi domba yang ingin tahu segalanya menyinggung sisi sensitif kalajengking hingga membuatnya marah. 

Dengan tidak adanya jawaban pasti dari kalajengking membuat domba meradang dan berpikir negatif tentang sosok kalajengking. Saat sama-sama marah, tanpa sadar keduanya mengeluarkan kekuatan yang dimilikinya. Domba dengan elemen apinya dan kalajengking dengan elemen airnya. Tanpa sadar mereka saling menyakiti satu sama lain.

Setelah amarah mereka sama-sama mereda, mereka sadar bahwa itu karena cinta yang begitu mendalam di antara keduanya. Kenyataan air dan api tak dapat bersatu membuat mereka memutuskan untuk berpisah karena tidak ingin menyakiti satu sama lain. Kalajengking pergi menjauh dari domba dan hidup di bagian Mars yang dekat dengan Pluto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar