Kamis, 08 Desember 2016

Apakah Alien Ada Dalam Penjelasan Al-Qur'an?


Berawal dari iseng-iseng muasin rasa penasaran akan keberadaan alien, mulailah browsing-browsing di mbah Google. Ane coba ketik "Apakah alien ada dalam penjelasan Al-Qur'an?" Dan wuihhh...

Ternyata banyak juga post-post yang ngebahas alien dari segi islam. Ane klik-klik aja satu per satu. Intinya si hampir sama. Para penulis kompak bahwa kemungkinan makhluk yang kita sebut alien adalah dabbah yang disebut dalam Al Quran.

Hal ini bukan asal-asalan dikemukakan, tentu setelah melewati pembelajaran dan pengkajian lebih dalam tentang ayat yang bersangkutan. Adapun salah satu ayat yang dimaksud adalah: 

"Dan, sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit-langit dan Bumi dan apa yang ditebarkannya pada keduanya dari makhluk melata (dabbah) dan Dia berkuasa mengumpulkannya apabila dikehendaki-Nya". (Alquran, surat as-Syura' [42]: 29)

Berdasarkan ayat tersebut, Allah Swt. menciptkan makhluk melata (dabbah) yang terletak di antara langit dan bumi. Kata Dabbah memiliki arti makhluk yang melata, merangkak dan binatang, dan makhluk melata dalam bahasa arab bisa berarti manusia bukan hanya berarti hewan atau binatang.

Lalu seperti apakah wujud dabbah tersebut ? berdasarkan ayat-ayat Al-Qur'an Dabbah dapat di gambarkan sebagai berikut :

  1. Al-dabbah Memiliki macam warna dan jenis.
  2. Al-dabbah Dapat berkembang biak.
  3. Al-dabbah juga tidak berada di atmosfer Bumi.
  4. Untuk spesies tertentu, dapat berbicara.
  5. Makhluk yang berjalan di atas perutnya, ada yang berjalan dengan 2 atau 4 kaki.
  6. Makhluk yang berpijak, dalam artian makhluk yang memerlukan tempat berpijak.
  7. Dalam Al-Quran Surah Saba' (34) ayat 14, pengertian al-dabbah secara eksplisit mengarah pada binatang rayap. ( Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia te¬lah tersungkur, tahulah jin itu bahwa sekiranya mereka menge¬tahui yang gaib, tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan. (QS Saba [34]: 14) )
  8. Al-dabbah tidak selalu binatang ternak karena dalam Al-Quran Surah Fathir (35) ayat 28 disebutkan secara terpisah dengan binatang ternak. ( Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata, dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah para ulama. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Maha Pengampun. (QS Fa- thir [35]: 28) )
  9. Wujud al-dabbah dalam pengertian umum adalah makhluk melata yang bertebaran di muka bumi, secara khusus ada yang bertebaran di antara bumi dan langit.
  10. Pada hakikatnya semua al-dabbah bersujud kepada Allah Swt. sehingga al-dabbah memiliki tata cara ibadahnya tersendiri yang berbeda dengan tata cara beribadah manusia.

Lalu apakah al-dabbah itu memang benar alien yang kita maksud dalam bahasan ini ? Para ilmuan juga masih belum bisa mengembangkan menjadi teori ilmiah. Akan tetapi, bila yang di maksud alien adalah makhluk melata yang ada di luar bumi, dapat disimpulkan benar adanya alien itu ( sesuai dengan QS Al-Syura [42]: 29 ).
sumber referensi:  http://www.bermisteri.com/2015/02/makhluk-bermisteri-misteri-alien-di.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar